
Penelitian ini berhasil mengkaji potensi lipase kasar dari Geotrichum candidum J1 sebagai agen biodegradasi plastik polietilena tereftalat (PET). Tahapan penelitian meliputi isolasi dan peremajaan jamur, produksi enzim melalui fermentasi fase padat, serta penentuan aktivitas lipase menggunakan metode cup-plate. Aktivitas lipolitik terkonfirmasi melalui terbentuknya zona bening pada media selektif, menunjukkan kemampuan katalitik enzim terhadap substrat ester. Produksi enzim menghasilkan total protein rata-rata 2,992 ± 0,05 mg/mL, yang mengindikasikan kestabilan proses fermentasi dan reproduktifitas produksi biomolekul. Uji biodegradasi PET selama 30 hari menunjukkan penurunan berat material sebesar 5,9–6,4%, mengindikasikan terjadinya degradasi parsial secara enzimatik. Analisis Fourier Transform Infrared (FTIR) memperlihatkan perubahan karakteristik spektrum pada gugus karbonil, yang konsisten dengan pemutusan ikatan ester dalam matriks polimer PET. Pengamatan morfologi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) mengungkap adanya retakan, erosi permukaan, dan pembentukan pori pada PET setelah perlakuan, memperkuat bukti degradasi struktural. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa lipase kasar G. candidum J1 memiliki potensi signifikan sebagai biokatalis untuk biodegradasi PET berbasis proses biologis yang lebih ramah lingkungan.
Lipase kasar Geotrichum candidum J1 berpotensi dimanfaatkan sebagai solusi bioteknologi ramah lingkungan untuk penanganan limbah plastik PET melalui pendekatan bioremediasi berbasis enzim. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan proses biodegradasi biologis, baik pada skala laboratorium maupun pilot, serta menyediakan kandidat enzim awal untuk penelitian lanjutan seperti purifikasi, optimasi produksi, atau rekayasa biokatalis. Selain itu, aplikasi lipase ini berpotensi digunakan sebagai pra-perlakuan biologis sebelum proses daur ulang PET, sehingga mendukung implementasi ekonomi sirkular plastik dan inovasi pengelolaan limbah berbasis mikroba bagi industri dan pemerintah daerah.