
Produk yang dihasilkan berupa sistem Battery Management System (BMS) berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang khusus untuk mendukung operasional kendaraan listrik di lingkungan kampus secara lebih aman, efisien, dan terintegrasi. Sistem ini mampu melakukan pemantauan kondisi baterai secara real-time, meliputi parameter tegangan, arus, suhu, serta status pengisian dan pengosongan daya, melalui konektivitas jaringan WiFi atau LTE. Selain itu, sistem juga dilengkapi dengan fitur pelacakan lokasi kendaraan berbasis GPS, sehingga memudahkan pengelola dalam melakukan monitoring armada kendaraan listrik secara terpusat. Perangkat ini dibangun menggunakan mikrokontroler berbasis Raspberry Pi yang terintegrasi dengan sensor-sensor baterai, modul komunikasi, serta sistem proteksi berbasis relai untuk mencegah kondisi berbahaya seperti overcharge, overdischarge, dan overheating. Seluruh data operasional ditampilkan dalam dashboard berbasis web atau mobile yang mudah diakses dan digunakan. Dengan adanya sistem ini, pengelola kampus dapat meningkatkan keandalan kendaraan listrik, memperpanjang umur pakai baterai, serta mendukung program transportasi ramah lingkungan dan pengurangan emisi karbon di lingkungan kampus secara berkelanjutan.
Produk ini berpotensi meningkatkan keamanan, keandalan, dan umur pakai baterai kendaraan listrik melalui pemantauan kondisi baterai secara real-time dan sistem proteksi otomatis. Selain itu, sistem ini mendukung pengelolaan transportasi kampus yang lebih efisien, berkelanjutan, serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan biaya operasional jangka panjang.