
Preeklampsia berat merupakan komplikasi kehamilan dengan risiko tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin, sehingga pengendalian tekanan darah dan proteinuria menjadi target utama terapi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas antihipertensi tunggal metildopa dan nifedipin pada pasien preeklampsia berat di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian kuantitatif ini dilakukan secara prospektif pada 60 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dengan analisis penurunan tekanan darah menggunakan Independent Sample T-test dan proteinuria menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metildopa dan nifedipin sama-sama efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik, diastolik, serta memperbaiki proteinuria, tanpa perbedaan signifikan secara statistik (p>0,05). Nifedipin menunjukkan kecenderungan penurunan tekanan darah yang lebih besar, sementara metildopa lebih dominan digunakan dalam praktik klinis karena pertimbangan keamanan pada kehamilan. Selain itu, lama perawatan ≥5 hari berhubungan signifikan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan proteinuria yang lebih optimal. Luaran penelitian ini berupa bukti ilmiah berbasis data lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pemilihan antihipertensi, evaluasi formularium rumah sakit, serta pengembangan kebijakan terapi dan kajian farmakoekonomi. Secara klinis, hasil ini menegaskan bahwa pemilihan metildopa atau nifedipin dapat disesuaikan dengan kondisi pasien tanpa mengurangi efektivitas terapi.
Hasil penelitian ini memiliki potensi manfaat dalam mendukung praktik klinis dan pengambilan keputusan terapi pada pasien preeklampsia berat. Temuan bahwa metildopa dan nifedipin memiliki efektivitas yang setara dalam menurunkan tekanan darah dan proteinuria dapat menjadi dasar ilmiah bagi tenaga kesehatan dalam menentukan pilihan antihipertensi yang aman dan efektif sesuai kondisi pasien. Selain itu, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi formularium rumah sakit, pengembangan pedoman terapi, serta kajian farmakoekonomi. Secara akademik, penelitian ini berkontribusi pada penguatan bukti ilmiah berbasis data lokal dan membuka peluang kolaborasi serta pengembangan penelitian lanjutan.