
Kutu hijau (Coccus viridis) merupakan salah satu hama penting pada perkebunan kopi di Indonesia. Kajian dasar dengan mengetahui tingkat serangan hama kutu hijau dapat memudahkan petani kopi dalam usaha praktik pengendaliannya. Untuk itu perlu dilakukan penelitian ini dengan tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk menentukan praktik pengendalian yang tepat sesuai dengan komponen yang ada dalam Pengelolaan Hama Terpadu (PHT). Sedangkan target khususnya adalah untuk memberikan informasi tingkat serangan hama kutu hijau di PT. PTL Coffee Bean, Kabupaten Solok Selatan, dan mengetahui pengaruh faktor lingkungan terhadap intensitas serangan hama kutu hijau di PT. PTL Coffee Bean, Kabupaten Solok Selatan. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara acak sistematis dengan menarik garis diagonal pada lahan kopi milik PT PTL Coffee Bean. Hama kutu hijau diamati secara langsung pada tanaman sampel di lahan perkebunan kopi milik PT PTL Coffeee Bean Kabupaten Solok Selatan dan di Laboratorium Pengelolaan Hama Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa intensitas serangan hama kutu hijau (Coccus viridis) pada tanaman kopi milik PT PTL Coffee Bean 15,38%. Intensitas serangan ini termasuk serangan dengan kategori serangan ringan. Hal ini terkait dengan ketinggian tempat, suhu, kelembapan dan intensitas cahaya di lokasi penelitian..
Penelitian ini merupakan penelitian dasar terkait berapa persentase kerusakan yang ditimbulkan oleh hama kutu hijau pada tanaman kopi. Hasil penelitian ini menjadikan dasar pengambilan keputusan dalam menerapkan konsep Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) dalam usaha menjaga agar tidak terjadi outbreak.