
[Pisang Cavendish (Musa acuminata Cavendish) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang pematangannya sering dipercepat menggunakan kalsium karbida (CaC₂). Pematangan buatan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap mutu dan keamanan buah, sehingga diperlukan metode pemantauan tingkat kematangan yang praktis. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi spektroskopi Visible–Near Infrared (Vis-NIR) menggunakan sensor multispektral AS7265X di panjang gelombang 410-940 nm yang bersifat portabel dan lebih murah dibandingkan spektrofotometer laboratorium. Sebanyak 210 sampel pisang digunakan dengan tujuh perlakuan, antaranya pisang mentah, matang pohon, matang alami, dan pematangan buatan menggunakan karbit (32g/kg, 64g/kg, 96g/kg, dan satu bongkah kecil). Hasil menunjukkan adanya pola spektral yang berbeda antara tiap perlakuan, terutama pada panjang gelombang 535 nm, 610 nm, dan 860 nm yang menandakan terjadinya perubahan warna serta perubahan kandungan air dan pati. Data spektral kemudian dianalisis menggunakan metode Linear Discriminant Analysis (LDA) dengan evaluasi Confusion Matrix yang menghasilkan akurasi sebesar 98,37% pada data latih dan 96,33% pada data uji. Nilai presisi, recall, dan F1-score juga menunjukkan performa klasifikasi yang optimal. Penelitian ini membuktikan bahwa sensor AS7265X berpotensi digunakan dalam klasifikasi tingkat kematangan pisang secara efisien dan non-destruktif.
Sensor dapat mendeteksi kematangan buah pisang yang dimatangkan dengan kalsium karbida