
Studi Ini menyelidiki faktor-faktor penentu kinerja keuangan di antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, dengan membahas isu-isu kritis terkait rendahnya akuntabilitas dan terbatasnya akses terhadap modal. Berdasarkan pandangan berbasis sumber daya dan teori kapabilitas dinamis, penelitian ini mengkaji dampak system informasi akuntansi, kapabilitas pengetahuan manajemen, dan kapabilitas platform digital terhadap kinerja keuangan, yang dimediasi oleh inovasi digital. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan memanfaatkan survei pengambilan sampel acak klaster terhadap 403 pemilik UMKM di seluruh pulau-pulau utama Indonesia. Data dianalisis menggunakan permodelan persamaan structural (SEM) dengan perangkat lunak AMOS. Hasl penelitian menunjukkan bahwa system informasi akuntansi, kapabilitas pengetahuan manajemen, dan platform digital secara signifikan meningkatkan kinerja keuangan. Secara khusus, kapabilitas platform digital muncul sebagai pendorong yang paling ampuh. Lebih lanjut, inovasi digital terbukti menjadi mediator penting, yang mengubah pengetahuan manajemen dan kapabilitas platform menjadi hasil keuangan yang nyata. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun alat digital menyediakan infrastruktur penting, inovasi berfungsi sebagai mekanisme penting untuk membuka nilai. Temuan ini menunjukkan bahwa UMKM harus beralih dari adopsi teknologi pasif ke inovasi digital aktif untuk mencapai kesuksesan finasial yang berkelanjutan dalam ekonomi digital.
Potensi manfaat riset ini meliputi faktor-faktor penentu kinerja keuangan di antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, dengan membahas isu-isu kritis terkait rendahnya akuntabilitas dan terbatasnya akses terhadap modal. Selain itu riset ini membantu pemahaman dampak sistem informasi akuntansi, kapabilitas pengetahuan manajemen, dan kapabilitas platform digital terhadap kinerja keuangan, yang dimediasi oleh inovasi digital.