
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Good Dairy Farming Practices (GDFP) pada peternakan sapi perah skala industri di Sumatera Barat. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei langsung di lokasi peternakan dengan mengacu pada pedoman GDFP dari Food and Agriculture Organization yang telah dimodifikasi sesuai kondisi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara dengan peternak untuk memperoleh informasi yang komprehensif terkait manajemen pemeliharaan sapi perah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keseluruhan penerapan GDFP mencapai skor 3,71 yang termasuk dalam kategori “Baik”. Penerapan yang paling optimal ditemukan pada aspek higiene pemerahan dan kesejahteraan ternak, yang menunjukkan tingginya perhatian peternak terhadap kualitas susu dan kondisi kesehatan hewan. Namun demikian, beberapa aspek seperti pengelolaan limbah, keberlanjutan lingkungan, dan manajemen sosial-ekonomi masih memerlukan peningkatan agar lebih sesuai dengan standar GDFP. Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai kondisi penerapan praktik peternakan sapi perah di Sumatera Barat serta menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan usaha, dan kualitas pengelolaan peternakan secara menyeluruh.
Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi peternak, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan penerapan Good Dairy Farming Practices (GDFP) pada peternakan sapi perah skala industri. Penelitian ini juga bermanfaat untuk mendukung peningkatan kualitas susu, kesejahteraan ternak, efisiensi operasional, serta keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang lebih baik. Selain itu, hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan, program pembinaan peternak, dan pengembangan sistem manajemen peternakan sapi perah yang lebih berkelanjutan di Sumatera Barat.