
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimum isolat bakteri PUA-14 dari perairan mangrove dalam menghasilkan protease serta untuk mengidentifikasi secara biomolekuler isolat tersebut. Metode penelitian mencakup serangkaian percobaan laboratorium untuk mengoptimalkan isolat bakteri PUA-14 sebagai penghasil protease menggunakan variasi sumber karbon, sumber nitrogen, trace element, dan konsentrasi inokulum. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan metode One Factor at A Time (OFAT) dan Response Surface Methodology (RSM) tipe rancangan Central Composite Design (CCD) pada software Design Expert 13. Selain itu, analisis biomolekuler dilakukan meliputi isolasi DNA, amplifikasi, dan sekuensing DNA. Hasil penelitian ini didapatkan kondisi optimum isolat bakteri PUA-14 dalam memproduksi enzim protease yaitu pada sumber karbon laktosa 0,5%, sumber nitrogen NaNO3 2,5%, trace element Zn, dan konsentrasi inokulum 2,5%. Aktivitas spesifik protease dari isolat bakteri PUA-14 mengalami peningkatan setelah dilakukan optimasi dengan peningkatan sebesar 3,1 kali. Identifikasi bakteri berbasis biomolekuler menunjukkan bahwa Isolat PUA-14 memiliki similaritas dengan Bacillus pseudomycoides strain LB-AsDX1-3. Temuan ini memberikan dasar untuk penelitian lebih lanjut dan aplikasi industri potensial, yang menunjukkan bagaimana produksi enzim berkelanjutan dapat dicapai dengan mengoptimalkan kondisi.
Penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang kemampuan bakteri PUA-14 dalam menghasilkan protease dan potensi penerapannya dalam berbagai industri terutama yang berkaitan dengan aktivitas enzim protease dapat menjadi dasar untuk pengembangan teknologi baru yang lebih efisien dan berkelanjutan mengenai enzim protease.