
Dalam beberapa dekade terakhir, isu lingkungan dan keberlanjutan telah menjadi perhatian utama di berbagai sektor, termasuk industri otomotif. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh kendaraan berbahan bakar fosil berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim dan polusi udara. Untuk mengatasi tantangan ini, mobil listrik telah muncul sebagai solusi inovatif yang ramah lingkungan dan efisien. Desain mobil listrik tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi, tetapi juga mencakup pengembangan teknologi baterai, motor listrik, dan efisiensi energi secara keseluruhan. Perkembangan ini memerlukan pendekatan desain yang komprehensif, mencakup aspek kekuatan dan keselamatan, aerodinamika, efisiensi material, dan kenyamanan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini adalah tahap awal pengembangan desain mobil listrik di Universitas Andalas dengan fokus utama keselamatan penumpang melalui desain sistem penyerap energi tumbukan pada kendaraan (crashworthiness) yang diharapkan dapat melindungi penumpang dan komponen-komponen utama kelistrikan dari kendaraan. Ada 2 tahapan yang akan dilaksanakan pada perancangan sistem penyerap energi ini. Pertama, perancangan sistem untuk mendapatkan model crashworthiness yang akan diterapkan pada kendaraan listrik nantinya. Tahapan ini dilaksanakan melalui analisa numerik berbasiskan pemodelan dengan konsep elemen hingga. Kedua, pembuatan model crashworthiness yang diperoleh dari hasil numerik untuk nantinya diterapkan pada sistem chassis kendaraan listrik yang dirancang.
The results of this study will be very useful in improving the safety of electric car designs especially under collisions