
Produksi padi di Indonesia beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, salah satu faktor penyebabnya adalah adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, pemanfaatan lahan gambut sebagai lahan pertanian adalah salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas Bujang Marantau akibat pemberian beberapa dosis amelioran fly ash di lahan gambut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan dosis fly ash meliputi 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, dan 15 ton/ha. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data dianalisis menggunakan uji F taraf 5%, dan dilanjutkan dengan uji DNMRT taraf 5% apabila menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian fly ash memberikan pengaruh yang signifikan terhadap indeks luas daun, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap beberapa parameter pertumbuhan dan hasil (tinggi tanaman, panjang akar, volume akar, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, persentase gabah bernas per malai, bobot 1000 butir, dan hasil per hektar). Pemberian amelioran fly ash dosis 5 – 10 ton/ha direkomendasikan untuk diaplikasikan pada lahan gambut untuk budidaya padi Varietas Bujang Marantau karena secara umum efektif meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Aplikasi teknologi pemberian fly ash di lahan gambut terbukti mampu meningkatkan kualitas lahan gambut, sehingga produksi tanaman dapat ditingkatkan, khususnya tanaman padi.