
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memvisualisasikan gambaran umum konsentrasi logam berat yang ada di sungai Batanghari dan untuk menilai tingkat kontaminasi menggunakan beberapa alat penilaian ekologi, seperti Faktor Pengayaan (EF), Indeks Geo-akumulasi (Igeo), Faktor Kontaminasi (Cf), Derajat Kontaminasi (CD), Indeks Risiko Ekologi (Er), dan Indeks Risiko Ekologi Potensial (RI). Sampel air permukaan dan sedimen diperoleh dari 15 lokasi di sepanjang Sungai Batanghari. Analisis logam berat dalam sampel air mengungkapkan bahwa konsentrasi Fe, Zn, dan Cd melebihi ambang batas keamanan yang ditetapkan. Konsentrasi rata-rata yang diamati dalam air dalam urutan menurun berikut adalah, 1,030 mg/L, 0,380 mg/L, 0,005 mg/L, untuk Fe, Zn dan Cd, masing-masing, sedangkan konsentrasi Cu dan Pb tidak terdeteksi. Sementara itu, konsentrasi dalam sedimen secara signifikan lebih tinggi, dengan nilai rata-rata sebagai berikut: 14.422,37 mg/kg untuk FE, 53,05 mg/kg untuk Zn, 22,37 mg/kg untuk Cu, 18,00 mg/kg untuk Pb, dan 0,13 mg/kg untuk Cd. Evaluasi EF, Igeo, Cf, dan Er, kontaminasi Fe tergolong tinggi, sedangkan Pb dan Cu menunjukkan tingkat kontaminasi rendah hingga sedang, dan Zn dan Cd tergolong rendah. Selain itu, analisis tingkat kontaminasi dan potensi risiko ekologi menunjukkan tingkat polusi tertinggi berada di daerah hilir.
Penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan bagi pemangku kebijakan dalam mencegah pencemaran lingkungan, maupun metode konservasi yang tepat sesuai dengan level pencemaran air sungan dan sedimen pada studi area penelitian ini.