
Pencampuran 60% kulit pisang batu (KPB) dengan 40% daun Indigofera (DI) dapat meningkatkan protein kasar menjadi 19,11% dan serat kasar 16,51%. Fermentasi KPBDI dengan Natura Organik Dekomposer (NOD) bertujuan untuk menurunkan serat kasar. Uji coba penggunaan KPBDIF ke broiler belum diketahui. Urgensi: KPBDIF bisa dijadikan pakan alternatif berkualitas (tinggi protein dan karotenoid) untuk broiler. Tujuan: mempelajari pengaruh dan mendapatkan level pemberian optimal dari produk fermentasi KPBDIF dalam ransum terhadap karkas dan kolesterol broiler. Metode: Metode penelitian adalah eksperimen, rancangan RAL dengan 5 perlakuan yaitu ransum dengan level pemberian KPBDIFNOD berbeda. Rancangan digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap 5 perlakuan dan 4 ulangan yaitu 0%, 15%, 20%, 25%, 30% KPBDIF. Peubah yang diamati : Bobot hidup(g/ekor), berat karkas (g/ekor), persentase karkas, berat lemak abdomen (g/ekor), persentase lemak abdomen, kolesterol daging broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk KPBDIF sebagai pakan alternatif mengurangi penggunaan pakan konvensional yang mahal yaitu mengurangi jagung sebesar 15,76% dan mengurangi penggunaan bungkil kedelai sebesar 47,67% dan masih berpengaruh baik terhadap karkas broiler dan bahkan dapat menurunkan kolesterol daging paha broiler sebesar 9,79%.
Produk fermentasi kulit pisang batu dan daun Indigofera dapat dijadikan pakan alternatif yang mengurangi penggunaan pakan konvensional yang mahal yaitu mengurangi jagung sebesar 15,76% dan mengurangi penggunaan bungkil kedelai sebesar 47,67% dam masih berpengaruh baik terhadap karkas broiler dan bahakan dapat menurunkan kolesterol daging paha broiler sebesar 9,79%.