
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana perbedaan yang terjadi pada dua negara Indonesia dan Saudi Arabia tentang perilaku digital masyarakat di kedua negara dalam memesan makanan secara online. Terkait dengan hal ini, cultural acceptance yang dimediasi oleh cultural affection dan appeal yang dimoderasi oleh digital trust pada dua negara Indonesia dan Saudi Arabia dianalisis secara mendalam. Penelitian ini juga melihat consumer affection dan appeal, digital convenience dan consumer digital readiness dalam interaksi dengan consumer learning pada konteks perbandingan kedua negara. Selanjutnya, generational dan gender differences juga turut menjadi bagian dalam analisis digital food shopping. Penelitian dilakukan dengan tiga tahapan yaitu big data, kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan hasil pada responden dari Indonesia dan Saudi Arabia. Cultural acceptance on digital technology memiliki efek positif dan signifikan terhadap consumer appeal and affection di kedua negara. Cultural acceptance on digital technology memiliki efek positif dan signifikan terhadap Consumer digital readiness pada kedua negara.
Penelitian ini dapat memberikan masukkan dalam pembentukkan strategi pemasaran terkait digital food shopping di negara dengan mayoritas muslim , temuan juga merupakan pengembangan teori terkait cultural acceptance pada digital food shopping.