
1. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun gambir (Uncaria gambir) yang kaya katekin secara signifikan meningkatkan kecernaan nutrien, seperti bahan kering, bahan organik, dan protein kasar, serta menurunkan produksi metana dan populasi protozoa dalam rumen. Perlakuan dengan dosis tertinggi (2% ekstrak gambir) menghasilkan peningkatan tertinggi dalam kecernaan dan fermentasi rumen, disertai dengan penurunan sintesis protein mikrobial dan biomassa akibat efek antimikroba katekin. Produksi metana menurun hampir 50%, sementara pH rumen tetap stabil. Temuan ini menegaskan potensi gambir sebagai aditif pakan alami untuk mendukung produksi ternak yang berkelanjutan 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa katekin gambir hasil ekstraksi etil asetat (rasio 1:10, 24 jam) memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri tinggi. Setelah dienkapsulasi dengan PFAD-CaO, katekin terlindungi dari degradasi rumen, memungkinkan pelepasan bertahap di post-rumen. Formula terbaik adalah rasio 3:10 dengan dosis 2%, yang meningkatkan daya cerna bahan kering dan protein kasar secara signifikan, tanpa mengubah pH rumen, VFA, NH₃, populasi protozoa, maupun produksi gas metana. Temuan ini menegaskan potensi katekin-enkapsulasi sebagai aditif pakan alami yang fungsional untuk meningkatkan kesehatan dan efisiensi pakan ruminansia
Enkapsulasi katekin dan PFAD sebagai suplemen pakan mampu meningkatkan kualitas susu dengan kandungan DHA, omega 3, dan omega 6, sehingga menghasilkan susu fungsional yang lebih bernutrisi dan mendukung kesehatan masyarakat. Teknologi enkapsulasi PFAD dengan katekin memungkinkan perlindungan terhadap degradasi mikroba rumen, memastikan bioavailabilitas katekin dan PFAD di usus halus, sehingga meningkatkan efisiensi pakan dan manfaatnya bagi ternak. Kombinasi manfaat peningkatan produksi susu, kualitas susu, pengendalian mastitis, dan efisiensi pakan berkontribusi pada peningkatan pendapatan peternak dan kesejahteraan ekonomi mereka.