
Penelitian ini berfokus pada evaluasi keamanan pangan dari ekstrak stroberi yang diekstraksi menggunakan pelarut alami dan ramah lingkungan, yaitu Natural Deep Eutectic Solvents (NADES). Penelitian ini secara ilmiah memberikan pendekatan baru dalam keamanan pangan dengan memanfaatkan teknologi metabolomik berbasis NADES untuk mengekstraksi senyawa bioaktif dari stroberi. Dengan uji toksisitas LD50, penelitian ini menjawab tantangan global terkait regulasi keamanan dan efisiensi produk berbasis bahan alami. Beberapa temuan utama yang dapat dijadikan inovasi dalam bidang pangan antara lain sebagai berikut. 1. Profil Metabolit Bioaktif Pendekatan metabolomik memungkinkan identifikasi senyawa bioaktif utama, seperti antosianin, senyawa fenolik, dan antioksidan lainnya yang terdapat dalam ekstrak stroberi berbasis NADES. Data ini dapat dianalisis menggunakan alat canggih LC-MS/MS yang menghasilkan peta metabolit yang mendukung klaim keamanan dan efektivitas ekstrak. 2. Toksisitas LD50 Uji toksisitas LD50 terhadap mencit digunakan untuk menentukan dosis ekstrak yang mematikan bagi 50% populasi mencit yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak stroberi berbasis NADES memiliki safety margin yang tinggi, artinya senyawa yang dihasilkan aman dalam dosis tertentu, sehingga memberikan validasi awal untuk keamanan konsumsi pada manusia.
Penelitian ini memiliki potensi kemanfaatan yang signifikan, baik dari sudut pandang ilmu pengetahuan maupun aplikasi praktis dalam industri. Beberapa manfaat utama yang dapat dibahas untuk jurnal internasional adalah: 1. Pengembangan Teknologi Berkelanjutan Penggunaan NADES sebagai pelarut alami menghadirkan inovasi teknologi hijau yang mendukung prinsip keberlanjutan (sustainability). Tidak seperti pelarut organik berbasis minyak bumi, NADES bersifat biodegradable, tidak beracun, dan dapat disintesis dengan biaya rendah. Hal ini relevan dalam upaya global untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses industri. 2. Inovasi dalam Keamanan Pangan Data yang dihasilkan dari pendekatan metabolomik dan pengujian toksisitas LD50 memberikan bukti ilmiah yang solid mengenai keamanan pangan berbasis ekstrak alami. Ini penting untuk memenuhi regulasi keamanan pangan internasional, seperti yang ditetapkan oleh FDA (Food and Drug Administration) atau EFSA (European Food Safety Authority). 3. Peningkatan Nilai Tambah Produk Stroberi Stroberi sering dianggap sebagai komoditas agrikultur dengan potensi pasar tinggi. Penelitian ini mengubah stroberi menjadi bahan dasar untuk produk bernilai tinggi, seperti makanan fungsional, suplemen nutrisi, atau bahan kosmetik, yang dapat bersaing di pasar internasional. 4. Dampak pada Industri Nutraceuticals Penelitian ini relevan dengan tren global terhadap makanan fungsional dan suplemen berbasis bahan alami. Senyawa bioaktif yang dihasilkan dari ekstrak stroberi berbasis NADES dapat diintegrasikan dalam produk nutraceuticals dengan klaim manfaat kesehatan, seperti perlindungan antioksidan, anti-inflamasi, dan pencegahan penyakit degeneratif. 5. Landasan untuk Studi Lanjutan Penelitian ini membuka peluang untuk studi lebih lanjut, termasuk uji klinis pada manusia untuk mengevaluasi efek farmakokinetik dan farmakodinamik dari senyawa bioaktif. Selain itu, pendekatan ini dapat diterapkan pada bahan alami lainnya untuk memperluas basis data metabolomik pangan. 6. Kontribusi terhadap Ilmu Pangan Global Penelitian ini memberikan kontribusi langsung terhadap perkembangan ilmu pangan dengan pendekatan metabolomik, yang dianggap sebagai salah satu alat analitik terdepan untuk memahami sifat bioaktif bahan pangan. Hal ini juga menempatkan penelitian Indonesia dalam peta ilmiah internasional terkait inovasi keamanan pangan.