.jpeg&w=1080&q=75)
Pangan fungsional merupakan pangan yang secara alami ataupun telah melalui proses pengolahan, mengandung komponen atau senyawa yang memiliki manfaat fisiologis untuk kesehatan tubuh. Salah satu contoh pangan fungsional yaitu produk susu fermentasi yang kaya akan bakteri probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan dengan ditambahkan berbagai bahan-bahan pangan fungsional. Penelitian ini menggunakan Lactiplantibacillus plantarum SN13T sebagai bakteri probiotik yang diisolasi dari madu galo-galo dan dilakukan penambahan ekstrak cincau hijau perdu (Premna oblongifolia Merr.), yang berpotensi sebagai sumber antioksidan dan prebiotik pada produk pangan. Metode penelitian adalah penambahan ekstrak cincau hijau perdu pada susu fermentasi L.plantarum SN13T dengan konsentrasi A (0%), B(0,5%), C(1%), D(1,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun cincau hijau perdu tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar protein, kadar lemak, kadar air, pH, TTA, total koloni BAL, dan uji organoleptik tekstur. Serta berpengaruh nyata terhadap (P<0,05) peningkatan aktivitas antioksidan, uji organoleptik warna, aroma, rasa. Berdasarkan hasil penelitian penambahan ekstrak daun cincau terbaik pada pernambahan 1% (C) dengan rataan nilai aktivitas antioksidan 81,38% dan tingkat kesukaan warna 3,08 (netral), aroma 2,94 (netral), rasa 2,28 (agak tidak suka) dan tesktur 3,08 (netral). Penambahan ekstrak daun cincau pada susu fermentasi dapat direkomendasikan sebagai pangan fungsional yang mengandung probiotik dan antioksidan.
Sebagai minuman probiotik dan sumber pangan fungsional yang mengandung antioksidan.