
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan variasi rasio molar CuNO₃ dengan ekstrak daun gambir melalui green synthesis nanopartikel tembaga dan Menganalisis sifat listrik dari DSSC yang dihasilkan dari nanopartikel tembaga melalui green synthesis. Pembuatan sampel dilakukan menggunakan metode green synthesis dengan perbandingan dari ekstrak daun gambir dengan Cu(NO3)2.3H2O pada variasi sampel 1:1, 1:2, 1:3, 1:4 dan 1:5. Nanopartikel tembaga dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk mengetahui nilai absorbansi dan celah pita energinya, X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, Fourier Transform InfraRed (FTIR) untuk mengetahui gugus fungsi dan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui morfologi permukaan, sedangkan DSSC diukur menggunakan I-V test sederhana. Hasil spektrofotometer UV-Vis pada nanopartikel tembaga menunjukkan puncak absorbansi pada rentang panjang gelombang 377 nm – 396 nm. struktur kristal senyawa Copper Nitrate (Cu(NO₃)₂) berbentuk alfa memiliki sistem kristal orthorhombik. Parameter kisi mencakup a=11,1200 , b=5,0500 dan c=8,2800 , dengan sudut kisi α=β=γ=90. Ukuran kristal terbesar 40,94 nm dan ukuran kristal terkecil 20,47 nm. SEM menunjukkan rata-rata ukuran nanopartikel tembaga pada variasi sampel 1:5 adalah 111,583 nm. Nanopartikel tembaga yang dihasilkan berbentuk bulat hingga memanjang, karena adanya fenomena agregasi antar partikel. Efisiensi yang diperoleh dari DDSC didapatkan sebesar 4.26 % dan nilai FF sebesar 0,56.
Potensi manfaat riset ini adalah membuat Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). DSSC merupakan generasi ke tiga dalam pemanfaatan konversi energi matahari sebagai alternatif energi listrik.