
Teknologi pendingin memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada kulkas yang berfungsi untuk menyimpan buah, sayuran, dan minuman. Namun, sistem pendingin konvensional masih menggunakan freon yang dapat merusak lapisan ozon. Penelitian ini memanfaatkan Efek Peltier pada modul Peltier TEC 12706 sebagai komponen pendingin ramah lingkungan. Sensor DHT22 digunakan untuk mengukur suhu dan kelembapan, sedangkan NodeMCU ESP8266 mengolah data sensor yang ditampilkan melalui aplikasi Blynk. Tiga kipas dipasang di bagian luar ruang pendingin untuk mencegah modul Peltier dari panas berlebih, dan satu kipas di dalam ruang pendingin untuk distribusi udara. Heatsink digunakan untuk membantu pelepasan panas. Pengujian membandingkan sensor DHT22 dengan AZ HT-02 dan FY-11, menghasilkan nilai regresi R² masing masing 0,9902 untuk suhu dan 0,9798 untuk kelembapan, menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi. Dengan menggunakan dua modul Peltier TEC 12706 dan adaptor AC-DC 12 V 30 A, suhu di ruang pendingin berdimensi (26x17x10) cm berhasil diturunkan hingga 19,6°C dengan kenaikan kelembapan hingga 90,1% dalam kurun waktu 2 jam. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem pendingin yang dikembangkan dapat berfungsi.
Dapat dijadikan rujukan untuk salah satu pengembangan modul Peltier TEC 12706 sebagai komponen pendingin ramah lingkungan.