
Penelitian ini menyelidiki bagaimana aktifitas nanomaterial oksida logam TiO2 sebagai bahan pendegradable dapat ditingkatkan. Aktifitas fotodegradable nano oksida logam ditentukan oleh morfologi antara lain ukuran nano, pola dimensi, luas permukaan besar dan distribusi ukuran yang merata. Melalui sintesis dilakukan beberapa modifikasi kondisi proses antara lain menggunakan ion doped Au3+, Y3+ pada material TiO2. Dari hasil penelitian aktifitas nanopartikel TiO2 dapat ditingkatkan melalui doped ion Aurum (Au3+) dan ion Yttrium (Y3+) untuk menghasilkan material Au-Y doped TiO2 (AYT NPs). Ekstrak daun gambir (Uncaria Gambir Roxb) digunakan sebagai media yang dapat menstabilkan pembentukan nanopartil anatase dengan TiO2, Au TiO2, YTiO2 dan Au/Y TiO2 diperoleh pada suhu kalsinasi 500 °C dengan ukuran kristal dalam rentang 11 - 17 nm. Analisis struktur berdasarkan persamaan Tauc,s plot menunjukkan penurunan bandgap dari TiO2 setelah doped Au dan Y yaitu 3,3 eV - 3,07 eV. Analisis FESEM memperlihatkan pola distribusi ukuran lebih dominan dalam bentuk nanosphere pada sampel A3Y3T dengan ukuran 60-70 nm dan % distribusi 22%.
TiO2 merupakan Oksida logam bersifat multi fungsi dan telah teruji kemampuannya dan dikenal sebagai salah satu nanomaterial anorganik multifungsi. Penggunaan TiO2 dapat digunakan sebagai divais solar sel untuk DSSC dan material pendegradabel yang dapat diaplikasi sebagai material biomedis, karena menunjukkan indikasi sebagai zat antibakteri, anti oksidan dan anti imflamasi.