
Penelitian ini menyelidiki apakah makrolaga Ulva lactuva dan Sargassum siliquosum dapat berperan sebagai capping agent untuk sintesis Y doped ZnO dan Mg-Y doped ZnO, sehingga diperoleh nanopartikel dengan ukuran terdistribusi homogen dan tidak teraglomerasi. Berdasarkan analisis FTIR terdapat kandungan fitokimia dari makro alga senyawa polisakaridan dan protein yang menyumbangkan gugus-gugus O-H, N-H, dan C-O yang dikategorikan jenis capping agent amino-sellulosa, dan uji fitokimia terdapat senyawa fenolik, flavonoid alkaloid, saponin, dan steroid. Metoda Biosintesis digunakan metoda sol-gel-hidrotermal pada pH 10. . Pengaturan pH juga mempengaruhi kelarutan prekursor dan rasio konfigurasi ion yang dapat larut dan mengendap . Pada tahap kondensasi, senyawa bioaktif makroalga berperan sebagai stabilisator pertumbuhan kristal ZnO dan mencegah interaksi dengan media reaksi dengan mengurangi interaksi elektrostatik antara Zn2+ dan OH- sehingga tidak terbentuk aglomerasi. Senyawa aminosellulosa pada makro alga dapat berkoordinasi dengan Zn2+ membentuk senyawa koordinasi [Zn(OH)2(NH3)4]. Hasil pengukuran UV-Vis terhadap koloid, diperoleh serapan maksimun pada panjang gelombang 327-330 nm menandakan telah terbentuk nanopartikel. Hasil analisis data XRD diperoleh kristal Y doped ZnO dan Mg-Y doped ZnO tanpa kalsinasi, terbentuk kristal ZnO dengan intensitas yang tinggi tanpa ada pengotor dan setelah disesuaikan dengan standar (ICSD No. 157132)
Potensi dari penelitian ini dapat meningkatkan aktifitas Yttria-ZnO berpola nanorods dengan potensi yang sangat tinggi sebagai material biomedis antara lain zat anti bakteri, antioksidan, anti inflamasi dan anti diabetes