
Prevalensi DM di Sumatera meningkat dari tahun ke tahun. Penelitian ini mencoba menurunkan indeks glikemik pada nasi putih dengan penambahan tepung rumput laut. Penelitian dilakukan dalam 2 tahap; yaitu (1) menentukan produk dengan penambahan tepung rumput laut (1%, 2%, 3% dan 4%) dan diuji tingkat penerimaan secara organoleptik;(2) membandingkan produk dengan penambahan tepung rumput laut yang terbaik dengan kontrol (tanpa rumput laut), dilakukan pengujian daya terima secara organoleptik, karakteristik secara fisik, kimia dan nilai indeks glikemiknya. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk yang paling diterima adalah penambahan 3% tepung rumput laut. Setelah dibandingkan dengan kontrol (0%, tepung rumput laut) menunjukan penambahan tepung rumput laut 3%, secara organoleptik tidak menunjukan perbedaan yang nyata dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur. Ini artinya tidak ada perbedaan tingkat penerimaan secara organoleptik antara kontrol dan nasi putih yang ditambah tepung rumput laut. Kadar abu, lemak, protein dan serat pangan lebih tinggi pada produk dengan penambahan tepung rumput laut 3 %. Penambahan tepung rumput laut sebesar 3%, dapat menurunkan nilai Indeks glikemik nasi putih sebesar 15,86%. Penambahan tepung rumput laut 3% menghasilkan nasi putih dengan IG sebesar 42,17 (kategori IG rendah), sedangkan nasi putih tanpa penambahan tepung rumput laut mempunyai IG sebesar 58,03 (kategori IG sedang).
Penelitian ini berpotensi memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya penderita diabetes melitus, melalui inovasi nasi putih rendah indeks glikemik (IG) dengan penambahan 3% tepung rumput laut Eucheuma cottonii. Selain itu, hasil penelitian ini mendorong pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan lokal serta meningkatkan nilai tambah komoditas rumput laut yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Temuan ini juga membuka peluang bagi industri dan UMKM untuk menciptakan produk nasi sehat siap konsumsi, serta memberikan kontribusi ilmiah dalam bidang teknologi pangan dan gizi.