
Massoia (Cryptocarya massoy) merupakan tanaman asli Papua mengandung minyak atsiri massoia lactone yang merupakan bahan baku aromatik dalam industri makanan, obat-obatan dan kosmetik. Permintaan pasar sangat tinggi sehingga menyebabkan over eksploitasi massoia di habitat aslinya. Saat ini tanaman massoia tergolong pada jenis tanaman yang terancam punah sehingga perlu upaya pemanfaatan dengan memperhatikan kelestariannya. Salah satu metode untuk meningkatkan massoia lakton adalah melalui teknik kultur jaringan. Salah satunya menggunakan kultur kalus dan memanfaatkan elisitor pada kultur kalus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan massoia lakton pada kultur kalus melalui penambahan elisitor metil jasmonat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas tahap induksi kalus pada media MS padat, elisitasi melalui kultur suspensi sel dengan perlakuan konsentrasi elisitor MeJA (Methyl Jasmonate) dan analisis kandungan senyawa metabolit sekunder menggunakan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Medium MS dengan penambahan 5 mg/L BAP dapat digunakan untuk induksi kalus massoia Penambahan elisitor metyljasmonat dapat meningkatkan kandungan metabolit sekunder kalus massoia secara in vitro
Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi perbanyakan massoia terkait dengan jenis dan konsentrasi zat pengatur tumbuh dan peningkatan metabolit sekunder massoia secara in vitro melalui elisitasi.