
Penelitian ini mengkaji kontrol organisasi sebagai faktor penting dalam efektivitas dan efisiensi proses organisasi, khususnya dalam proses semi-digital. Dengan meninjau 74 publikasi menggunakan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menerapkan open coding untuk mengidentifikasi 822 konsep yang kemudian dikelompokkan dalam 15 aktivitas utama kontrol organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas kontrol bersifat terfragmentasi, tersebar di berbagai unit dan level organisasi, termasuk dalam sistem yang masih menerapkan proses semi-digital, di mana interaksi antara sistem manual dan digital masih terjadi. Untuk memahami penerapannya, penelitian ini menggunakan teori affordance dan mengelompokkan aktivitas kontrol ke dalam lima kategori utama: planning and development, monitoring and evaluation, support and maintenance, assurance and compliance, serta direction and influence. Penelitian ini juga menyusun taksonomi kontrol organisasi, yang memetakan hubungan antara aktivitas dan objek kontrol serta mengidentifikasi gap penelitian dalam konteks transisi dari sistem manual ke digital. Selain itu, penelitian ini menyoroti tantangan dalam keselarasan aktivitas kontrol dengan teknologi di lingkungan semi-digital, di mana adopsi digital belum sepenuhnya merata. Taksonomi ini berpotensi meningkatkan adaptasi kontrol organisasi dalam layanan digital dan semi-digital, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data melalui pendekatan open coding yang sistematis.
1. Peningkatan Efektivitas Proses Bisnis: Tinjauan ini memberikan wawasan tentang bagaimana organisasi dapat mengelola proses application-to-approval secara lebih terstruktur dan efisien. 2. Dukungan bagi Pengambil Kebijakan: Model konseptual yang dikembangkan dapat membantu pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan kontrol yang lebih adaptif terhadap sistem digital. 3. Optimalisasi Penerapan Teknologi: Dengan memahami hubungan antara kontrol organisasi dan teknologi, organisasi dapat menyesuaikan sistem digital mereka untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi. 4. Kontribusi bagi Literatur Akademik: Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang kontrol organisasi dengan mengintegrasikan perspektif affordance theory dalam konteks proses bisnis digital.