
Penelitian ini menghasilkan temuan utama yang signifikan dalam perancangan kursi makan balita ergonomis, yang dirancang berdasarkan analisis kebutuhan pengguna dan pendekatan ilmiah yang terstruktur. Berdasarkan hasil survei menggunakan Model Kano, terdapat 14 kebutuhan utama yang teridentifikasi, mencakup aspek keamanan, kenyamanan, kemudahan penggunaan. Kebutuhan ini kemudian diterjemahkan ke dalam spesifikasi teknis melalui pendekatan Quality Function Deployment (QFD) yang diwujudkan dalam matriks House of Quality (HoQ). Desain produk yang dihasilkan memiliki fitur utama seperti mekanisme lipat untuk kemudahan penyimpanan, sandaran punggung yang dapat disesuaikan untuk mendukung postur tubuh balita, tinggi kursi yang dapat diatur sesuai kebutuhan, material yang tahan lama dan mudah dibersihkan, serta fitur tambahan pegangan untuk memindahkan kursi. Rancangan visual kursi dibuat menggunakan aplikasi SolidWorks, dengan dimensi yang disesuaikan berdasarkan data antropometri balita di Kota Padang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kursi mampu menopang berat hingga 30 kg, sesuai dengan standar pertumbuhan anak usia 2-5 tahun. Selain itu, estimasi biaya produksi menunjukkan bahwa kursi ini dapat diproduksi dengan perkiraan harga Rp373.800,00 yang kompetitif dibandingkan produk sejenis di pasaran tanpa mengurangi kualitas. Penelitian ini berhasil menghasilkan desain kursi makan balita yang memenuhi standar ergonomis, aman, nyaman, dan fungsional.
Potensi manfaat penelitian ini meliputi desain produk yang dapat meningkatkan kepuasaan orang tua dalam penggunaan kursi makan balita untuk mendukung aktivitas makan mandiri balita secara aman dan nyaman. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan desain produk yang memenuhi kebutuhan institusi yang menyediakan fasilitas kursi makan balita untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka.