
Salah satu parameter kunci dalam mendesain DSSC adalah sensitizer yang berperan penting dalam menyerap cahaya. injeksi elektron, dan peningkatan sifat fotolistrik. Zat warna organik sangat cocok sebagai sensitizer karena tersedia dalam jumlah berlimpah, murah, dan mudah diekstrak. Akan tetapi zat warna alami cenderung tidak murni dan efisiensi serapan cahayanya rendah sehingga perlu dilakukan modifikasiPenelitian ini bertujuan untuk memodifikasi struktur pewarna tipe D-π-A berdasarkan dithiophene dengan variasi rantai donor. Rantai donor yang digunakan adalah fenol, anilin, indoline, diphenylamine, kumarin, dan toluena, yang dilambangkan sebagai T1, T2, T3, T4, T5, dan T6. Rantai akseptor yang digunakan adalah asam sianoasetat. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode Density Functional Theory (DFT) dan Time-Dependent DFT (TD-DFT) dengan basis set B3LYP/6-31G. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pewarna yang dimodifikasi adalah sensitizer potensial karena dapat menyerap cahaya di daerah yang terlihat hingga inframerah (IR). Pewarna T3, dengan rantai donor indolin, adalah pewarna terbaik untuk digunakan sebagai sensitizer, dengan nilai celah pita 1.7149 eV, panjang gelombang maksimum (λ) 939.43 nm, energi eksitasi 1.3198 eV, ΔGinj -04250 eV, ΔGreg 0.0948 eV, dan nilai VOC 08201 eV.
Desain molekul zat warna Tipe D-π-A berbasis tiofen yang dapat digunakan sebagai sensitizer pada DSSC