
Kualitas udara dipengaruhi oleh aktivitas yang menghasilkan gas dari sumber alam dan manusia, sehingga pemantauan kadar gas menjadi penting untuk mencegah ancaman kesehatan. Tujuannya adalah menciptakan alat pemantauan gas alam yang dapat diakses dari smartphone. Alat yang dirancang menggunakan sensor MQ-2 dan MQ-6 untuk pendeteksian nilai kadar gas serta sensor DHT11 untuk suhu dan kelembaban. Data dikirim secara real-time pada smartphone melalui aplikasi Blynk dengan modul nRF24L01+. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan baik dalam memantau butana, metana, suhu, dan kelembaban. Nilai error tertinggi pada sensor MQ-2 adalah 24,375 %. Pengukuran gas metana menggunakan sensor MQ-6 menunjukkan nilai error tertinggi 11,06 %. Modul nRF24L01+ berhasil mengirim data ke receiver dan mengaktifkan Light Emitting Diode (LED) serta buzzer ketika nilai melebihi batas yang ditetapkan. Modul ini dapat mengirim data hingga jarak 1000 meter tanpa halangan Line-of-Sight (LOS) dan mengalami pengurangan jarak hingga 600 meter pada keadaan ada halangan Non-Line-of-Sight (NLOS). Aplikasi Blynk berhasil menampilkan data pengukuran kadar gas, suhu dan kelembaban.
Terciptanya alat sistem telemetri pendeteksi kadar gas alam yang dapat di akses atau dilihat langsung menggunakan ponsel pintar