
Penelitian sistem manajemen energi berbasis Internet of Things (IoT) mampu mengintegrasikan sumber energi fotovoltaik (PV), jaringan listrik PLN, dan kendaraan listrik (EV) dalam satu kerangka pengelolaan energi yang cerdas dan efisien. Sistem ini dikendalikan oleh Raspberry Pi sebagai unit pusat yang terhubung dengan berbagai sensor untuk memantau parameter penting seperti tegangan, arus, daya, konsumsi energi, dan biaya secara real-time. Pemantauan dan pengendalian dilakukan melalui platform berbasis web, sehingga memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi pengguna dalam mengelola sumber daya energi secara optimal. Sistem ini menunjukkan performa yang andal dalam menjaga kestabilan tegangan dan kontinuitas suplai daya saat proses transisi antara sumber PV dan jaringan PLN, serta selama proses pengisian kendaraan listrik. Integrasi sistem manajemen baterai yang menggunakan metode Coulomb Counting terbukti efektif dalam mengatur siklus pengisian dan pengosongan baterai, menjaga kinerja optimal dan memperpanjang umur pakai baterai. Hasil kalibrasi sensor juga menunjukkan akurasi tinggi dalam akuisisi data, yang memperkuat keandalan sistem dalam pemantauan energi. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara energi terbarukan, switching daya yang cerdas, dan pemantauan berbasis IoT membentuk fondasi yang kuat untuk infrastruktur pengisian EV yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Potensi kemanfaatan dari penelitian ini sangat besar dalam mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Integrasi kendaraan listrik (EV) dengan sistem fotovoltaik (PV) yang dikelola secara cerdas melalui platform IoT memungkinkan optimalisasi penggunaan energi terbarukan di tingkat bangunan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan menekan emisi karbon. Sistem ini juga memberikan solusi praktis untuk manajemen energi yang efisien dan andal, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia, yang memiliki potensi energi surya tinggi namun masih menghadapi tantangan dalam infrastruktur pengisian EV. Dengan kemampuan monitoring dan pengendalian jarak jauh, sistem ini dapat diterapkan secara luas pada skala rumah tangga maupun komersial, mendorong efisiensi energi, penghematan biaya listrik, dan mendukung kebijakan nasional dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta pemanfaatan energi terbarukan.