
Produksi susu nasional seyogyanya diimbangi dengan kualitas yang sehat karena berkaitan dengan kesehatan konsumen. Kehadiran PUFA (poli unsaturated fatty acid) dan CLA (conjugated linoleic acid) dalam kandungan susu menjadi penting karena mereka dikaitkan dengan potensinya sebagai antikarsinogenik, antidiabetogenic, dan stimulan dari respon imun. Selain itu, perlu upaya penurunan emisi gas metan untuk efisiensi energi pada ternak. Metan (CH4) merupakan energi terbuang oleh ternak yang menyebabkan produktivitas ternak rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi feed additive yang efektif dalam menurunkan CH4 serta meningkatkan CLA dan PUFA. Penelitian sebelumnya masih membahas feed additive ini secara terpisah. Sedangkan penelitian yang akan dilakukan mengkombinasikan dua feed additive tersebut untuk melihat potensinya. Feed additive yang akan dicobakan untuk penurun CH4 adalah kitosan yang berasal dari kulit udang, Kitosan ini selain mampu menurunkan metan juga disampaikan bisa mengurangi tingkat biohidrogenasi lemak dalam rumen sehingga kandungan lemak nanti diproduk ternak beruoa susu tidak banyak mengandung asam lemak jenuh, sedangkan untuk meningkatkan CLA dan PUFA digunakan minyak jagung. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan 3% kitosan dan 2-3% minyak jagung mampu menurunkan metan dan mengurangi tingkat biohidrogenasi lemak dalam rumen.
Penelitian ini berguna untuk meningkatkan produktivitas ternak ruminanasia dan menhgasilkan susu yang sehat