
Material berdimensi nano belakangan ini menarik perhatian karena kemampuan listrik, magnetik, dan dielektriknya yang luar biasa. Material elektromagnetik, yang dikenal sebagai spinel ferit MFe2O4 (M = ion divalen), sangat penting dalam teknologi canggih. Spinel ferit tersubstitusi kadmium dengan komposisi Ni1-xCdxFe2O4 (x = 0, 0,1, 0,15, dan 0,2) disintesis dengan metode pembakaran otomatis menggunakan asam sitrat sebagai bahan bakar. Difraksi Sinar-X (XRD) mengonfirmasi keberadaan struktur spinel dalam ferit nanokristalin yang telah disiapkan. Spektrum Spektroskopi Inframerah Tertransformasi Fourier (FTIR) menunjukkan pita serapan intensif pada rentang 400-600 cm-¹ yang sesuai dengan situs tetrahedral dan oktahedral. Spektrum serapan FTIR bergeser ke arah bilangan gelombang yang lebih rendah seiring dengan peningkatan konsentrasi ion Cd2+ . Doping ion Cd2+ penting untuk pertumbuhan kristal, sebagaimana dibuktikan oleh gambar Mikroskop Elektron Pemindaian (SEM). Nilai energi celah pita sampel Ni1-xCdxFe2O4 adalah 1,53 eV, 1,46 eV, 1,43 eV, dan 1,42 eV untuk x=0-0,2, yang menunjukkan sampel menyerap cahaya tampak. Analisis sifat magnetik dengan Vibrating Sample Magnetometer (VSM) menunjukkan loop histeresis kecil, sehingga Ni1-xCdxFe2O4 merupakan material magnetik lunak. Konstanta dielektrik meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ion Cd2+. Hasil karakterisasi merekomendasikan bahwa senyawa-senyawa tersebut dapat digunakan untuk beberapa aplikasi seperti memori dan perangkat penyimpanan energi.
Material CdxNi1-xFe2O4 berpotensi sebagai bahan dasar untuk aplikasi penyimpanan energi