
Penelitian ini bertujuan mendapatkan perilaku seismic dari sambungan balok-kolom beton bertulang yang diperkuat dengan lembaran CFRP akibat beban siklik. Selain bertujuan memahami perilaku sambungan balok-kolom yang diperkuat diharapkan penelitian ini juga menghasilkan sebuah pedoman metode rehabilitasi dan retofit struktur gedung bertingkat beton bertulang pasca gempa khususnya untuk sambungan balok-kolom beton bertulang. Pada tahun pertama (2024) penelitian yang dilakukan di Laboratorium Material dan Struktur, Departemen Teknik Sipil, Universitas Andalas diawali dengan melakukan studi eksperimental sambungan balok-kolom beton bertulang untuk mendapatkan perilaku seismic dari sambungan yang tanpa sengkang dan perkuatan. Kolom dan balok pada sambungan direncanakan sesuai standar yang berlaku di Indonesia. Selanjutnya pada tahun kedua (2025) sambungan dengan perkuatan lembaran CFRP pada daerah balok diteliti perilaku seismiknya dengan variasi panjang perkuatan pada daerah balok dari sambungan. Variasi perkuatan dilakukan untuk menemukan metode yang efektif dalam perkuatan sambungan balok-kolom beton bertulang. Penelitian lanjutan ini difokuskan untuk mengevaluasi dan membandingkan perilaku sambungan balok-kolom beton bertulang berupa kekuatan, kekakuan, disipasi energi, dan daktilitas.
Teknik perkuatan pada sambungan balok-kolom dengan lembaran CFRP.