
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kombinasi kitosan, asam tanat, dan Ca2+ dalam menghilangkan mikroplastik PE dan PS. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa pada pH 7, dosis kitosan 250 mg/L untuk PE dan 200 mg/L untuk PS, dengan waktu pengadukan lambat masing-masing 0 menit dan 10 menit, menghasilkan hasil optimal, yaitu penghilangan sebesar 22,96 ± 4,72% untuk PE dan 50,27 ± 1,02% untuk PS. Penambahan CaCl2 mengubah mekanisme koagulasi melalui ionic bridging dan kompresi lapisan ganda, sehingga meningkatkan penghilangan menjadi 25,39 ± 2,72% untuk PE dan 54,38 ± 1,55% untuk PS. Asam tanat memberikan pengaruh yang lebih kuat pada PS, meningkatkan penghilangan hingga 61,58 ± 0,99% melalui interaksi π-π dan ikatan hidrogen antara kitosan, asam tanat, dan gugus aromatik PS. Analisis zeta potensial, SEM, dan FTIR mengonfirmasi perubahan muatan permukaan, pembentukan jembatan ionik, serta morfologi flok sesuai dengan mekanisme yang diusulkan. Model Artificial Neural Network (ANN) mampu merepresentasikan hubungan nonlinier antar parameter dengan error rendah (pelatihan 0,028 dan pengujian 0,088). Secara keseluruhan, kombinasi kitosan-Ca2+ dan kitosan-asam tanat dapat digunakan sebagai dasar awal dalam pengembangan koagulan alami bebas Fe/Al untuk penghilangan mikroplastik.
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan koagulan hijau bebas Fe/Al untuk penghilangan mikroplastik di air. Temuan mengenai peran pH, dosis, dan mekanisme interaksi antar komponen dapat dimanfaatkan untuk merancang formulasi koagulan alami yang lebih efektif, sementara model ANN menyediakan alat prediktif untuk mengoptimalkan proses koagulasi dan mengarahkan tahap pengembangan lebih lanjut.