
Pengemasan adalah bagian penting dari produk pangan. Di mana kemasan berfungsi sebagai pelindung dari produk yang di kemas. Pada penelitian ini membuat kemasan edible coating yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap kadar lemak, kadar protein dan organoleptik. Penelitian ini menggunakan whey sebanyak 500 ml yang diperoleh dari Lassy Dairy Farm Kabupaten Agam dan VCO yang di produksi oleh UPH KWT BENGKE SAKATO Ambuang Kapua Kabupaten Padang Pariaman. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu penambahan kosentrasi VCO A (0%), B (1%), C (2%), D (3%), dan E (4%). Hasil yang didapatkan pada uji kadar lemak dengan rataan 17,40% - 21,72%, kadar protein dengan rataan 16,23% - 19,80%, uji hedonik warna nilai rataan berkisar antara 3,08 – 4,42, uji hedonik tekstur berkisar antara 2,48 – 4,22, uji hedonik aroma berkisar antara1,52 – 4,40, dan rataan nilai penerimaan keseluruhan berkisar antara 2,42 – 3,92. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kosentrasi VCO memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar lemak, kadar protein, organoleptik, uji hedonik warna, tekstur, dan aroma. Hasil terbaik pada penelitian ini terdapat pada perlakuan E ( VCO penambahan 4%). Temuan utama dari penelitian ini adalah adanya pemanfaatan limbah keju yang diolah menjadi kemasan primer untuk produk keju itu sendiri.
Adanya kemasan coating yang membantu melindungi produk keju, di mana diproduksi dari limbah keju itu sendiri.