
Penelitian ini menyajikan analisis Optimal Power Flow (OPF) multi-interval untuk perencanaan operasi sehari sebelumnya (day-ahead) yang terintegrasi dengan pembangkit fotovoltaik (PV), di mana prakiraan daya PV per jam diperoleh menggunakan model SARIMA(1,0,1)(4,0,3), Hasil peramalan menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dengan nilai galat yang rendah (RMSE = 0.354, NRMSE = 4.192%, MAE = 0.202), sehingga mampu merepresentasikan pola harian produksi energi PV dan menyediakan data masukan yang cukup akurat untuk simulasi OPF. Dengan dukungan peramalan tersebut, OPF dapat melakukan penjadwalan yang lebih realistis dan optimal, menyesuaikan keputusan dispatch terhadap fluktuasi keluaran PV pada setiap interval waktu. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan OPF berbasis peramalan mampu meningkatkan efisiensi operasi, menurunkan biaya pembangkitan, serta memperbaiki keandalan sistem tenaga. Selain itu, pemanfaatan energi terbarukan yang didukung oleh peramalan PV yang akurat berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada cadangan bahan bakar fosil. Strategi operasi ini memungkinkan pemanfaatan sumber energi PV secara lebih efektif tanpa mengorbankan kestabilan tegangan maupun keseimbangan daya selama periode penjadwalan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan pentingnya penggabungan teknik peramalan yang maju dengan OPF untuk mendukung strategi integrasi energi terbarukan di sektor ketenagalistrikan Indonesia. Metodologi yang dikembangkan memberikan dasar yang praktis untuk meningkatkan perencanaan, mengoptimalkan dispatch pembangkit, dan mempercepat transisi menuju sistem kelistrikan yang lebih berkelanjutan serta efisien secara ekonomi.
Penerapan OPF yang didukung oleh sistem peramalan dapat mengurangi ketergantungan pada cadangan bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan efisiensi biaya dan keandalan sistem. Temuan ini memberikan manfaat penting sebagai dasar perumusan strategi masa depan dalam integrasi energi terbarukan pada sektor ketenagalistrikan Indonesia