.png&w=1080&q=75)
Menurut penelitian ini, manfaat estetika dan manfaat pengekspresian diri dari logo merek berperan penting dalam membentuk persepsi konsumen mengenai kehangatan dan kompetensi, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas hubungan pelanggan (kepuasan, kepercayaan, dan komitmen). Meskipun demikian, peran mediasi dari kedua dimensi tersebut berbeda, manfaat estetika dimediasi oleh keduanya, sementara manfaat pengekspresian diri hanya dimediasi oleh kehangatan dalam hubungannya dengan kepercayaan dan kepuasan. Temuan ini memperdalam pemahaman teoretis bahwa elemen visual dan simbolik pada logo merek tidak hanya mengandung aspek estetika, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun citra merek yang hangat dan kompeten serta memperkuat hubungan jangka panjang dengan konsumen, sekaligus menguatkan model konseptual mengenai peran brand stereotypes sebagai variabel mediasi. Secara praktis, bagi Kopi Kenangan, hasil ini menegaskan pentingnya mengoptimalkan potensi logo yang sudah ada melalui peningkatan eksposur visual di seluruh saluran komunikasi pemasaran dan menjaga konsistensi tampilan logo di semua titik kontak (media sosial, kemasan, gerai, dan merchandise), sehingga manfaat estetika dan pengekspresian diri dari logo semakin tertanam dalam benak konsumen.
Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana manfaat logo, baik secara estetika maupun pengekspresian diri, mampu membentuk stereotip kehangatan dan kompetensi suatu merek. Stereotip positif tersebut terbukti berpengaruh pada meningkatnya kepercayaan, kepuasan, dan komitmen pelanggan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi Kopi Kenangan untuk mengoptimalkan penggunaan logo secara konsisten di berbagai saluran pemasaran guna memperkuat hubungan dengan pelanggan. Selain itu, temuan ini juga dapat menjadi panduan bagi industri coffee shop dalam merancang strategi branding yang lebih efektif di tengah persaingan pasar yang ketat.