
Kajian ini dilaksanakan untuk mendukung penguatan tata kelola sumber daya manusia di Universitas Andalas melalui penataan pegawai, khususnya Pegawai Tidak Tetap (PTT), sebagai langkah strategis dalam persiapan implementasi penuh PTN-BH. Urgensi kajian ini muncul dari ketidakseimbangan antara kebutuhan formasi dengan jumlah pegawai yang tersedia, belum seragamnya mekanisme pengelolaan PTT antar-unit, serta belum tersedianya pedoman operasional alih status yang dapat dijadikan acuan tata kelola SDM secara berkelanjutan. Hasil utama kajian menunjukkan gap kebutuhan tenaga kependidikan sebesar 467 formasi, distribusi beban kerja yang belum seimbang, serta variasi signifikan dalam kualitas dan kategori kinerja PTT. Kajian kemudian merumuskan tiga skenario penataan (One-shot, Gradual, dan Two-Step) yang disesuaikan dengan kapasitas anggaran dan kesiapan regulasi universitas. Selain itu, kajian menghasilkan draf pedoman teknis alih status yang memuat indikator penilaian kinerja, kompetensi, masa kerja, pendidikan, dan kesesuaian jabatan. Luaran utama meliputi pemetaan SDM, analisis kebutuhan formasi, skenario penataan PTT–PT, serta rancangan pedoman alih status. Kajian ini menjadi dasar penyusunan kebijakan penguatan manajemen SDM Universitas Andalas dalam jangka menengah.
Penataan Pegawai