
Kekurangan energi kronis sering terjadi pada ibu hamil dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin. Suplementasi zat besi dan asam folat (IFA) rutin diberikan dalam layanan kesehatan maternal untuk mencegah anemia serta mendukung status gizi ibu. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh suplementasi IFA terhadap indikator status gizi ibu hamil, yaitu perubahan lingkar lengan atas (MUAC), berat badan, dan indeks massa tubuh (BMI) prahamil di Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Penelitian menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan memanfaatkan rekam medis 976 ibu hamil selama Januari–Desember 2024. Variabel yang dianalisis meliputi jumlah tablet IFA yang dikonsumsi, MUAC, perubahan berat badan, dan BMI prahamil. Analisis data dilakukan menggunakan uji Compare Means. Analisis statistik menunjukkan bahwa perubahan MUAC sangat kecil dan tidak bermakna secara klinis meskipun nilai p signifikan (p = 0.000), mencerminkan tidak adanya perbaikan nyata pada status gizi. Pada variabel berat badan, kelompok terbesar (30 tablet; n=926) tidak menunjukkan perubahan, sedangkan kelompok dengan konsumsi IFA ≥60 tablet memperlihatkan penurunan berat badan yang bervariasi, namun jumlah sampel yang sangat kecil membatasi interpretasi. BMI prahamil juga tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0.183). Ketidakseimbangan jumlah peserta, terutama pada kelompok 90 dan 120 tablet, mengurangi kekuatan analisis dan generalisasi hasil.
Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai efektivitas suplementasi IFA terhadap status gizi ibu hamil. Temuan yang menunjukkan perubahan gizi minimal dapat menjadi dasar evaluasi program suplementasi dan peningkatan strategi pemantauan serta edukasi gizi di layanan kesehatan primer. Hasilnya juga dapat mendukung perbaikan kebijakan gizi maternal dan mendorong penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih seimbang.