
Penelitian ini menganalisis potensi gambir sebagai bahan alami yang efektif untuk pengobatan jerawat. Urgensi penelitian ini didasarkan pada tingginya prevalensi jerawat, khususnya di kalangan remaja di Asia Tenggara, serta meningkatnya kebutuhan akan alternatif pengobatan berbasis bahan alam yang aman dan efektif. Tujuan utama penelitian adalah mengevaluasi pengaruh variasi durasi pemanasan gambir terhadap karakteristik balm jerawat, dengan fokus pada aktivitas antibakterinya terhadap Propionibacterium acnes, salah satu bakteri utama penyebab jerawat. Gambir diketahui mengandung senyawa aktif seperti tanin dan katekin yang dapat mengalami perubahan kimia akibat proses pemanasan, ditandai dengan terbentuknya warna coklat yang semakin intens dan potensi peningkatan komponen bioaktif. Metodologi penelitian meliputi pembuatan balm jerawat berbahan baku blackcube gambir melalui tahapan perendaman, pemanasan, dan penyaringan. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi lama pemanasan antara 0 hingga 120 menit. Parameter pengujian meliputi uji organoleptik untuk menilai karakteristik sensorik, uji daya sebar untuk memastikan kemudahan aplikasi, serta uji iritasi guna mengevaluasi keamanan terhadap kulit. Selain itu, analisis kandungan fenolik total dilakukan karena senyawa fenolik berperan penting dalam aktivitas antibakteri. Hasil penelitian diharapkan dapat menentukan durasi pemanasan optimal guna meningkatkan pemanfaatan gambir dalam formulasi pengobatan jerawat berdasarkan analisis fisik, kimia, dan mikrobiologi produk.
Pengembangan produk acne balm berbasis gambir untuk diversifikasi produk gambir