.png&w=1080&q=75)
Penelitian ini menyelidiki pengaruh variasi karbon nanotube (CNT) dalam elektrolit padat membran berstruktur nano terhadap kinerja baterai aluminium-udara isi ulang. Elektrolit polimer padat disintesis menggunakan polivinil alkohol (PVA), asam klorida (HCl), dan tetraetil ortosilikat (TEOS) dengan konsentrasi CNT berkisar antara 0 hingga 0,05 g. Serat nano asam polilaktat (PLA) yang digabungkan dengan titik kuantum karbon (CQD) diintegrasikan ke dalam membran untuk meningkatkan transpor ion, stabilitas, dan sifat mekanik. Spektroskopi inframerah transformasi Fourier (FTIR) mengungkapkan keberadaan gugus fungsi kunci dan dampak CNT pada matriks hibrida polimer-silika. Spektroskopi impedansi elektrokimia (EIS) menunjukkan peningkatan konduktivitas ionik, mencapai maksimum 6,25×10−3 S/cm untuk sampel PHT0,05CNT. Pengukuran bilangan transferensi mengonfirmasi dominasi konduksi ionik di semua membran. Uji pengisian-pelepasan galvanostatik menunjukkan peningkatan kapasitas dan kerapatan energi, dengan PHT0,02CNT menunjukkan nilai tertinggi masing-masing 0,4168 mAh dan 0,145 mWh/g. Voltametri siklik menunjukkan peningkatan aktivitas redoks dan kemampuan penyimpanan muatan, dengan PHT0,03CNT menunjukkan kinerja paling seimbang. Citra mikroskop elektron pemindaian (SEM) menggambarkan morfologi yang berbeda dari membran PHT0,04CNT dan alas nanofiber PLA+CQDs, yang menyoroti fitur struktural komplementernya. Temuan ini menggarisbawahi potensi elektrolit polimer padat yang dimodifikasi CNT untuk baterai aluminium-udara berkinerja tinggi, yang menawarkan wawasan berharga untuk aplikasi penyimpanan energi di masa mendatang.
Penelitian ini adalah untuk mendapatkan energy alternatif yang dapat diperbaharui