
Pengembangan teknologi penyimpanan energi yang efisien dan berkelanjutan sangat penting untuk mengatasi menipisnya bahan bakar fosil dan polusi lingkungan. Penelitian ini berfokus pada sintesis dan karakterisasi membran elektrolit baru berdasarkan integrasi Carbon Quantum Dots (CQD) yang berasal dari arang tempurung kelapa ke dalam matriks Graphene Oxide (GO) untuk aplikasi pada baterai aluminium-udara. CQD disintesis menggunakan metode hidrotermal yang sederhana, berbiaya rendah, dan ramah lingkungan, sedangkan membran berbasis GO disiapkan melalui teknik pengecoran larutan. Sifat fisik dan elektrokimia membran komposit CQD-GO yang dihasilkan diselidiki secara sistematis menggunakan berbagai teknik karakterisasi, termasuk Spektroskopi Inframerah Transformasi Fourier (FTIR), Spektroskopi Impedansi Elektrokimia (EIS), dan Mikroskop Elektron Pemindaian (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan CQD secara signifikan meningkatkan konduktivitas ionik, mengurangi resistansi internal, dan meningkatkan stabilitas antarmuka membran dibandingkan dengan GO murni. Efek sinergis antara CQD dan GO disebabkan oleh pembentukan jalur konduktif hibrida dan peningkatan mobilitas ion dalam struktur membran. Temuan ini menyoroti potensi integrasi CQD yang berasal dari biomassa dengan GO untuk mengembangkan membran elektrolit berkinerja tinggi bagi aplikasi penyimpanan energi tingkat lanjut, yang membuka jalan bagi baterai aluminium-udara yang lebih efisien dan ramah lingkungan
potensi pengembangan energi terbarukan