1771998786.jpg&w=1080&q=75)
Penelitian ini berhasil mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen laboratorium berbasis QR Code tunggal yang terintegrasi dengan Google Form dan Google Spreadsheet sebagai inovasi pengganti logbook manual. Sistem yang dikembangkan mampu memusatkan berbagai aktivitas pencatatan laboratorium, meliputi penggunaan alat dan bahan, akses instruksi kerja alat, serta presensi pengguna laboratorium ke dalam satu platform digital yang terintegrasi. Seluruh dokumen dan alur pencatatan disusun secara sistematis sehingga proses digitalisasi laboratorium dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Proses digitalisasi dilakukan melalui perancangan Google Form sebagai media input data, sementara pengolahan dan penyimpanan data dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan fungsi dan fitur pada Google Spreadsheet. Hasil penerapan sistem menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek efisiensi waktu, akurasi pencatatan, dan keterlacakan data. Berdasarkan hasil evaluasi pengguna, sebanyak 76,9% responden menyatakan bahwa sistem sangat memudahkan pencatatan alat dan bahan, 100% responden menilai sistem ini lebih efisien dibandingkan metode manual, serta mayoritas responden menyatakan tidak mengalami kendala berarti selama penggunaan. Secara keseluruhan, sistem manajemen laboratorium berbasis QR Code ini mampu menyederhanakan alur kerja laboratorium, mempercepat akses dan pemantauan informasi, meningkatkan akurasi serta keterlacakan data, dan secara nyata mendukung kebutuhan dokumentasi laboratorium, khususnya dalam proses akreditasi dan peningkatan mutu pengelolaan laboratorium.
Potensi kemanfaatan dari Penelitian ini adalah dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan laboratorium melalui penerapan sistem digital berbasis QR Code dan Google Spreadsheet. Sistem ini dapat menjadi solusi bagi laboratorium yang masih mengandalkan pencatatan manual, sehingga mampu meminimalkan kesalahan, meningkatkan akurasi data, serta mempercepat proses monitoring penggunaan alat, bahan, dan aktivitas laboratorium. Selain itu, hasil penelitian ini dapat diadopsi secara luas karena menggunakan teknologi yang mudah diakses, serta mendukung kebutuhan dokumentasi untuk akreditasi.