
Hasil pengujian dan analisis terhadap campuran Asphalt Concrete–Wearing Course (AC–WC) yang dimodifikasi dengan plastik Low Density Polyethylene (LDPE) dan Recycled Aggregate Material (RAM) menunjukkan bahwa modifikasi material mampu meningkatkan kinerja teknis sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Temuan utama penelitian ini dirangkum sebagai berikut: Peningkatan Kinerja Mekanik Campuran Penambahan LDPE sebesar 5% terhadap berat aspal dan RAM sebesar 25% terhadap total agregat meningkatkan kinerja campuran secara signifikan, terutama pada parameter stability dan Marshall Quotient (MQ), yang mencerminkan peningkatan kekakuan dan kemampuan menahan beban. Kadar Aspal Optimum yang Konsisten Kadar aspal optimum (KAO) berada pada kisaran 6,5–7,0%, di mana seluruh parameter Marshall (stability, flow, VIM, VMA, dan VFB) memenuhi Spesifikasi Bina Marga (2018) dan menunjukkan keseimbangan antara kekuatan dan fleksibilitas. Ketahanan terhadap Deformasi Plastis Campuran LDPE–RAM menghasilkan nilai stability hingga 1185 kg dan Marshall Quotient sebesar 467 kg/mm, yang mengindikasikan ketahanan deformasi plastis dan daya dukung perkerasan yang lebih baik dibandingkan campuran konvensional. Kontribusi Lingkungan Pemanfaatan LDPE dan RAM mendukung prinsip reduce, reuse, recycle (3R) melalui pengurangan limbah plastik dan pemanfaatan material daur ulang, sehingga mendorong konstruksi jalan yang berkelanjutan dan efisien sumber daya.
Teknis: Meningkatkan kinerja dan ketahanan lapis aus (AC–WC), khususnya terhadap beban lalu lintas dan deformasi plastis, sehingga berpotensi memperpanjang umur layanan perkerasan. Ekonomi: Mendorong efisiensi biaya konstruksi dan pemeliharaan jalan melalui penurunan kebutuhan perbaikan dan rehabilitasi. Lingkungan: Mendukung penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) melalui pemanfaatan limbah plastik dan material daur ulang, serta mendorong konstruksi jalan yang berkelanjutan.