
Wereng Batang Cokelat (WBC) merupakan hama utama yang menyebabkan kerusakan tanaman padi dalam waktu singkat. Varietas padi sangat memengaruhi tingkat serangan WBC. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ketahanan beberapa varietas padi lokal asal Kabupaten Pesisir Selatan terhadap serangan WBC. Ketahanan varietas padi menggunakan padi berumur 7 HSS. Setiap perlakuan diinfestasikan WBC instar 2-3. Parameter: gejala serangan WBC, mortalitas WBC, persentase serangan, dan intensitas serangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yaitu varietas padi lokal Kab. Pesisir Selatan yaitu Sarai Sarumpun, Kutu, Bakwan, Banang Salai dan Bujang Marantau, sebagai pembanding varietas TN1 (rentan) dan IR 74 (tahan). Penelitian ini menunjukkan bahwa padi yang tergolong agak tahan adalah varietas Banang Salai, dengan mortalitas WBC sebesar 83,13%, persentase serangan sebesar 68,75%, dan intensitas serangan sebesar 50,34%. Padi yang tergolong agak rentan adalah varietas Bujang Marantau dengan mortalitas WBC sebesar 49,32%, persentase serangan sebesar 96,26%, dan intensitas serangan sebesar 66,52% serta padi yang tergolong rentan adalah varietas Bakwan dan Kutu, dengan mortalitas WBC 48,88% dan 46,50%, persentase serangan 97,5%, dan intensitas serangan 76,40% dan 76,50 serta padi yang tergolong sangat rentan adalah varietas Sarai Sarumpun dengan mortalitas WBC 25,94%, persentase serangan 100%, dan intensitas serangan 90,52%.]
Manfaat untuk memberikan rekomendasi kepada petani, untuk menggunakan varitas yang tahan.