
Melon hidroponik merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan berpotensi untuk dikembangkan. PT Ladang Paloma adalah pelopor budidaya melon premium hidroponik di Sumatera Barat. Proses produksi di usaha ini menghadapi berbagai risiko yang menyebabkan target panen tidak tercapai dan fluktuasi produksi yang menyebabkan kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi kejadian risiko dan penyebab risiko pada proses produksi melon hidroponik di PT Ladang Paloma (2) Menentukan penyebab risiko prioritas pada proses produksi melon hidroponik di PT Ladang Paloma (3) Merumuskan strategi manajemen risiko produksi yang dapat diterapkan dalam proses produksi melon hidroponik PT Ladang Paloma. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan teknik penelitian studi kasus. Alat analisis yang digunakan terdiri dari diagram fishbone untuk mengidentifikasi risiko, serta metode House of Risk (HOR) tahap 1 dan tahap 2 untuk merumuskan strategi penanganannya. Berdasarkan hasil penelitian diidentifikasi sebanyak 22 kejadian risiko dan 24 penyebab risiko dari semua tahap kegiatan produksi, dihitung sebanyak 10 penyebab risiko prioritas yang harus ditanggulangi terlebih dahulu. Berdasarkan itu, disusun 10 strategi penanganan risiko yang dapat diterapkan dalam proses produksi di PT Ladang Paloma.
Pemanfaatan Prioritas Strategi Manajemen Risiko Produksi di PT. Ladang Paloma untuk menghindari dampak kerugian produksi