
Pertanian aeroponik merupakan metode budidaya tanpa tanah yang efisien, namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh kestabilan parameter lingkungan dan nutrisi. Tanaman kale membutuhkan pengendalian suhu, kelembapan, serta konsentrasi larutan nutrisi yang tepat agar dapat tumbuh optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji prototipe sistem kontrol otomatis pemberian larutan nutrisi pada tanaman kale berbasis mikrokontroler. Sistem dikembangkan menggunakan Arduino Uno yang terintegrasi dengan sensor DHT22 untuk pemantauan suhu dan kelembapan, sensor TDS untuk mengukur konsentrasi nutrisi, serta sensor ultrasonik JSN-SR04T untuk mendeteksi ketinggian larutan. Aktuator berupa fan cooler, pompa DC, dan pompa mini DC dikendalikan berdasarkan nilai ambang yang telah ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan sensor bekerja dengan tingkat akurasi yang baik, ditunjukkan oleh error rata-rata sebesar 1,12% untuk suhu, 3,45% untuk kelembapan, 2,41% untuk ketinggian larutan, dan 0,41% untuk konsentrasi nutrisi. Sistem kontrol suhu mampu menurunkan suhu dari 32 °C menjadi 26 °C dalam waktu 2,6 menit. Pengujian selama 29 hari menunjukkan sistem bekerja stabil dalam menjaga kondisi lingkungan dan nutrisi, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman kale secara optimal dan efisien
Hasil penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi pengembangan sistem pertanian aeroponik yang lebih efisien dan terotomatisasi. Prototipe yang dikembangkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pengaturan manual dengan mengintegrasikan sensor suhu, kelembapan, dan konsentrasi nutrisi yang bekerja secara real-time. Sistem ini berpotensi membantu petani dan pelaku urban farming dalam meningkatkan produktivitas tanaman kale, menekan biaya operasional, serta mengoptimalkan penggunaan air dan larutan nutrisi. Selain itu, sistem ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran dan pengembangan riset lanjutan di bidang instrumentasi, sistem kontrol, dan pertanian cerdas berbasis mikrokontroler