
Pembatasan penggunaan antibiotic growth promoters (AGPs) dalam produksi unggas mengakibatkan peningkatan pencarian feed additive alami yang aman dan berkelanjutan untuk mempertahankan kesehatan serta produktivitas ternak unggas. Alginat oligosakarida (AOS), yang diperoleh dari proses depolimerisasi alginat pada rumput laut coklat, semakin mendapat perhatian karena memiliki berbagai sifat biologis multifungsi, termasuk aktivitas prebiotik, imunomodulator, antioksidan, dan antimikroba. Meskipun sebagian besar penelitian masih berfokus pada alginat diekstrak dari rumput laut yang berasal dari daerah beriklim subtropic. Namun rumput laut coklat di Daerah tropis seperti Sargassum dan Turbinaria tumbuh melimpah dan mengandung alginat yang cukup namun masih kurang dimanfaatkan untuk pengembangan feed additive pada unggas. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa suplementasi AOS dalam pakan unggas dapat memperbaiki morfologi usus, meningkatkan keseimbangan mikroba, memperkuat fungsi usus, dan memodulasi respons imun serta meningatkan performa produksi ternak unggas. Dengan demikian, AOS yang berasal dari rumput laut tropis dapat digunakan sebagai alternatif yang menjanjikan dan berkelanjutan dalam menggantikan peran AGPs sebagai antibiotic dalam mendukung produktivitas ternak unggas.
Alginat oligosakarida (AOS) yang berasal dari rumput laut coklat tropis seperti Sargassum dan Turbinaria dapat digunakan sebagai feed additive alami pengganti antibiotic growth promoters (AGPs) pada unggas. Penggunaan AOS mampu meningkatkan keseimbangan mikrobiota usus, memperbaiki morfologi dan fungsi saluran pencernaan, serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrien dan performa produksi ternak unggas yang ramah lingkungan sebagai pengganti AGP.