
Penerapan manajemen rantai pasok yang efektif pada IKM makanan dan minuman di Kota/Kabupaten di Sumatera Barat dipengaruhi oleh faktor-faktor kritis, yaitu: Management Commitment and Support (MCS), Government Support (GS), Role of Halal Certifying Bodies (RHC), Integration of Supply Chain Partners (ISCP), Demand for the Halal Product (DHP), dan Halal Marketing (HM). Semua faktor-faktor yang menjadi determinan effective halal supply chain management berdasarkan studi yang dilakukan Khan et al. (2022), seperti komitmen dan dukungan manajemen, dukungan pemerintah, peran lembaga sertifikasi halal, integrasi mitra rantai pasok, permintaan terhadap produk halal, dan pemasaran halal terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja keberlanjutan IKM makanan dan minuman di Sumatera Barat, yang pada akhirnya dapat mencapai keunggulan kompetitif. Lebih lanjut, Halal integrity maintenance and assurance memoderasi pengaruh effective halal supply chain management terhadap sustainable performance, sedangkan process quality improvement tidak terbukti memoderasi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun peningkatan kualitas proses penting, faktor ini tidak memiliki dampak yang signifikan dalam konteks manajemen rantai pasok halal dibandingkan dengan pemeliharaan dan jaminan integritas halal. Artinya, menjaga integritas halal dan memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk yang mereka beli benar-benar halal adalah faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan manajemen rantai pasok halal dalam mencapai kinerja yang berkelanjutan
Kemanfaatan riset ini relevan dengan peran industri makanan minuman (mamin) halal sebagai bagian dari peran ekonomi syariah menuju sustainable development goals (SDGs). Indonesia sebagai negara yang dianugerahi bonus demografi populasi Muslim dominan di dunia mengindikasikan perlunya transformasi aktivitas proses produksi mamin dari hulu ke hilir yang sesuai dengan penerapan sistem jaminan halal. Sehingga, perlu adanya inisiatif pelaku usaha untuk berkomitmen dan mendukung penerapan manajemen rantai pasok halal agar kinerja IKM makanan minuman halal di Sumatera Barat meningkat secara berkelanjutan