
Kelompok tani ternak dan Kelompok Wanita Tani di Nagari Tiumang Kabupaten Dharmasraya belum berdaya akibat usaha yang belum produktif, melalui metode sosialisasi, demonstrasi, pelatihan dan pendampingan dilakukan transfer pengetahuan, keterampilan dan teknologi agar dapat meningkatkan produktivitas dan dapat memberdayakan kelompok sasaran dan masyarakat secara umum. Dampak kegiatan terhadap mereka adalah 1. Keompok tani ternak sudah memiiki kemampuan, baik dari segi pengetahuan maupun keterampian dalam memanfaatkan imbah pertanian menjadi pakan ternak sapi. 2. Kelompok Wanita Tani (KWT)dan beberapa peternak unggas lainnya sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya Maggot sebagai pakan bagi ternak unggas. 3. Kelompok Wanita Tani ( KWT) sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasionalkan mesin tetas, baik untuk telur ayam maupun untuk penetasan telur itik. 4. Anggota kelompok tani ternak dan peternak lainnya mampu memproduksi Pupuk Organik (PO) 5. Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dan masyarakat sudah memiliki pengetahuan tentang budidaya madu Galo galo (Trigona sp) 6. Kelompok Wanita Tani (KWT) juga sudah memiliki taman Tanaman Obat Keluarga (Toga)
Kesepakatan pemerintahan Nagari, kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh pihak Universitas Andalas akan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengalokasi anggaran kegiatan dari dana Nagari