_1749105219.jpg&w=1080&q=75)
Capaian yang luar biasa dari Kelompok P4S Sunkai Permai yaitu proses penjinakan, yaitu sebagian besar ikan koi mau makan di tangan dalam waktu satu bulan. Fakta menarik ikan koi yaitu dapat mengenali pemiliknya, dan jika dilatih dengan kesabaran dan konsistensi maka ikan koi dapat mengambil makanan dari tangan. Ikan koi akan berinteraksi dengan manusia dan tergantung pada karakter individu dari varietas. Dalam pelayanan wisata ikan koi kepada pengunjung, pihak mitra sudah menguasai materi pada panduan edukasi. Pihak mitra aktif dalam mempromosikan objek wisata ikan koi dan objek lainnya yang sudah tersedia sebelumnya sehingga jumlah pengunjung sudah mencapai 250 orang setelah ikan koi di lepas ke kolam alami (November 2024 - Januri 2025) (Gambar 3). Peningkatn pengunjung ini merupakan dampak integrasi objek ikan koi, sayur organik, madu Galo-galo dan kamping di ESGP. Menurut Ketua P4S Sunkai Permai bahwa kunjungan yang relatif rutin setiap akhir pekan ke ESGP yaitu peserta kamping, sedangkan kunjungan untuk keperluan sayur organik dan madu Galo-galo masih sangat terbatas karena tergantung waktu panen. Dengan penambahan objek ikan koi, pelanggan sayur organik dan lebah madu menjadi lebih tertarik untuk berkunjung ke lokasi. Capaian ini didukung dengan tingkat partispasi P4S Sunkai Permai dalam pengelolaan objek wista yang tersedia.
Peningkan pengunjung ESGP dengan pengembangan objek ikan merupakan dampak integrasi dengan objek lainnya, yakni sayur organik, madu Galo-galo dan kamping di ESGP. Oleh karena itu, Ketua P4S Sunkai Permai masih berharap pengembangan objek lainnya dengan anelka ikan hias untuk lebih meningkatkan kunjungan ke ESGP Potensi pengembangan dengan objek aneka ikan hias masih memungkinkan karena tersedia lahan untuk kolam dan sumber air.