
Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki dampak pada mitra sasaran sebagai upaya memutus mata rantai kejadian stunting di Nagari Campago dengan pemberian edukasi dan pemeriksaan hemoglobin serta pendampingan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja Putri tingkat sekolah menengah atas (SMA) tahun pertama, yakni kelas X. Dengan pendampingan konsumsi tablet Fe, semakin meningkatkan pemahaman remaja putri dalam menjaga kesehatannya, khususnya kesehatan reproduksi, mengingat remaja putri merupakan calon ibu yang setelah menikah nanti akan hamil dan menjadi ibu yang melahirkan anak-anak yang sehat dan berkualitas. Dilakukan pada 115 remaja putri siswa SMAN 1 Kampung Dalam, didapatkan 87,3 % patuh dalam konsumsi obat tambah darah (TTD), sedangan 15,7% tidak patuh dalam konsumsi TTD. Dari semua remaja putri didapatkan 84,3% kadar HB normal (12-15 gr/dl), anemia ringan (5,2%), anemia sedang (9,5%) dan anemia berat (3,4%). Peningkatan Hb akibat pendampingan konsumsi TTD meningkat secara signifikan, yakni : 0,0001. Kegiatan ini sangat bermakna dan perlu ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan dan menjadi perhatian juga oleh masyarakat nagari campago untuk meningkatkan asupan gizi seimbang dan ditambah dengan konsumsi tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri dan ibu hamil.
Potensi manfaat kegiatan pengabdian ini meliputi metode dan srategi dalam meningkatkan cakupan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri, khususnya yang berada di sekolah tingkat pertama (SMTP) dan sekolah menangah atas (SMTA) dengan meningkatkan peran guru dan petugas kesehatan.