
Kabupaten Pesisir Selatan masih merupakan daerah dengan angka stunting cukup tinggi di Sumatera Barat. Kanagarian Batu Hampa terdapat 20 anak stunting dan belum dilakukan identifikasi penyebabnya. Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak yang lebih pendek dari tinggi badan seumurannya. Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis, infeksi berulang dan lainnya dalam masa 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Kesehatan gigi yang buruk merupakah salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian stunting. Sektor ekonomi juga berkontribusi terhadap kejadian stunting. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu membuat balita tidak mampu mendapatkan asupan gizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan gigi balita untuk mencegah terjadinya stunting dan pengentasan kemiskinan. Pengabdian pada bidang kesehatan dilaksanakan melalui pelatihan kader kesehatan gigi, edukasi, screening kesehatan gigi dan sikat gigi bersama, pemeriksaan kesehatan ibu, anak dan balita, dan edukasi gizi keluarga. Pengabdian pada bidang ekonomi dilaksanakan dengan pengenalan mesin tetas telur, pembuatan pupuk, dan pengemasan makanan. Sasaran dari pengabdian adalah, ibu dan anak, anak sekolah dasar, lansia dan rumah tangga. Pengabdian masyarakat melibatkan mahasiswa KKN dan direkomendasikan menjadi pengabdian yang berkelanjutan karena akan mampu mengubah status gizi balita. Luaran dari pengabdian ini adalah publikasi artikel pada jurnal pengabdian sinta 3, publikasi koran, video youtube dan HKI modul pelatihan.
Mampu meningkatkan kemampuan keluarga dalam menjaga kesehatan gigi dan meningkatkan stutus ekonomi keluarga